Keseruan Latihan Dasar Kepemimpinan ( LDKM ) STIKes ICsada Bojonegoro

Latihan Dasar Kepemimpinan ( LDKM ) STIKes ICsada Bojonegoro Kini kembali diadakan, sama dengan tahun – tahun sebelumnya, kegiatan tahunan yang selalu mengikutsertakan mahasiswa baru sebagai peserta ini diadakan di daerah Ngawi, yakni Kebun Teh Ngawi yang akrab dikenal dengan sebutan Kebun Teh Jamus Ngawi. LDKM kali ini diadakan pada 22-24 Februari 2019.

Dengan persiapan seluruh peserta dan juga panitia kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan jiwa kepemimpinan para peserta LDKM tahun ini, dengan persiapan yang dilakukan oleh peserta yaitu mulai dari pembagian kelompok hinggga peralatan yang harus dibawa oleh peserta. LDKM kali ini mengambil tema “ Membentuk Karakter Pemimpin yang Berbudi Luhur, berakhlak mulia, Nasionalis dan Bertanggung Jawab”

Persiapan peserta dimulai pada 2 minggu sebelum hari pelaksanaan kegiatan LDKM, panitia mulai menginfokan bagaimana persiapan yang harus dilakukan oleh para peserta, selain itu persiapan juga dilakukan oleh panitia yaitu pemantapan bagaimana berjalannya yang acara akan dilaksanakan mulai dari susunan acara awal hingga acara selesai. Menurut ketua DLM Monica “ LDKM tahun ini diharapkan mampu meningkatkan rasa kepemimpinan bagi para peserta dan semoga acara ini diberi kelancaran hingga selesai nantinya, dan memberi manfaat bagi peserta LDKM tahun ini”.

Persiapan yang begitu panjang oleh peserta dan juga panitia LDKM 2019, tepat pada tanggal 22 Februari, kegiatan diawali dengan pembakalan materi di Kampus oleh Ketua Yayasan dilanjutkan oleh Ketua STIKes dan juga beberapa pengisi materi lainnya. Pengumpulan peralatan sudah dilakukan peserta sejak sore kemarin, sehingga peralatan diharapkan tidak ada yang tertinggal. Menuju siang tepat hari Jum’at 22 Februari 2019, rombongan STIKes ICsada Bojonegoro berangkat ke Jamus Ngawi. Dengan menaiki Elf atau Mini Bus dengan jumlah 4 Elf dan 1 mobil bak terbuka untuk peralatan selama kegiatan. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah 55 Mahasiswa Baru.

Berangkat menuju Ngawi dengan cuaca yang sangat dingin, dan disertai hujan saat itu, sekitar 3 jam sampailah rombongan ke Jamus Ngawi. Tiba disana rombongan telah disambut oleh ketua pengelola tempat pariwisata Jamus Ngawi. Rombongan tiba dan dipersilahkan menuju Aula. Tempat yang digunakan sangat luas dan cukup nyaman untuk kegiatan, serta tempat yang dekat dengan rumah penduduk menambah ramai daerah sekitar  tempat yang digunakan untuk kegiatan.

Kegiatan dimulai setelah maghrib dengan makan malam bersama dan dilanjutkanpembekalan materi dari Kemahasiswaan STIkes ICsada Bojonegoro, materi yang diberikan yakni terkait dengan atribut serta tata peraturan untuk mahasiswa di Kampus Ungu. Mulai dari Mars dan Hymne hingga seragam yang ada  di STIKes ICsada. Sekitar pukul 21.00 peserta LDKM dipersilahkan untuk beristirahat untuk melanjutkan kegiatan esok hari.

Rencana pendirian tenda yang tertunda karena cuaca yang tidak memungkinkan untuk dilakukan pendirian tenda, maka pendirian tenda dilakukan pukul 05.00 WIB pada hari sabtu 23 Februari 2019. Dengan semangat seluruh peserta melakukan pendirian tenda. Setelah pendirian tenda selesai seluruh peserta dipersilahkan untuk sarapan bersama. Setelah makan pagi bersama pada peserta melanjutkan kegiatan yakni outbound, outbound kali ini terdiri dari 5 pos dengan rute menuju ke arah atas yakni kebun teh, peserta diwajibkan untuk menyelesaikan semua pos dan melakukan outbound dengan ceria.

Outbound selesai sekitar pukul 12.30 WIB, peserta lanjut bersih diri dan makan siang bersama dengan penuh gembira. Setelah makan bersama seluruh peserta dipersilahkan untuk ISHO atau beristirahat, tepat pukul 14.00 WIB peserta menerima materi dari Ketua DLM dan juga Presiden BEM STIKes ICsada Bojonegoro. Setelah usai menerima materi peserta dipersilahkan untuk ISHOMA dan melanjutkan kegiatan yakni Pentas Seni.

Malam setelah Sholat Isya’ Pentas seni dimulai, para peserta menampilkan kreativitas mereka mulai dari Stand Up Comedy hingga dance dan bernyanyi duet. Dengan meriah pentas seni diikuti dengan gembira. Melanjutkan kegiatan, peserta diminta untuk beristirahat dan lanjut untuk persiapan kemas barang untuk pulang di hari berikutnya.

Malam hari, kegiatan untuk melatih mental para peserta dilakukan olrh panitia yakni jelajah malam, pukul 00.00 WIB para peserta diminta berkumpul sesuai dengan kelompok masing – masing. Jelajah malam dengan mata tertutup membuat para peserta harus mengeluarkan keberanian ekstra karena tidak mudah berjalan dimalam hari dengan mata tertutup, meski begitu panitia tetap mendampingi para peserta.Tepat Pukul 04.00 WIB jelajah malam selesai dan dilanjutkan dengan api unggun, dengan kebersamaan acara api unggun berjalan dengan baik.

Pagi hari para peserta kembali melanjutkan aktivitas yakni senam pagi, di pandu oleh pak Budi yang juga salah satu dosen di STIkes ICsada Bojonegoro, senam pagi diikuti dengan antusias oleh para peserta. Setelah melaksanakan senam pagi para peserta lanjut untuk sarapan pagi dengan menu yang cocok didaerah yang dingin menambah semangat para peserta. Setelah semua selesai, peserta diminta untuk merapikan seluruh peralatan mulai dari tenda serta barang pribadi peserta, karena mengingat hari itu adalah hari terkahir peserta mengikuti kegiatan LDKM. Setelah semua selasi dan bersih mulai dari peralatan panitia hingga peserta selesai, barang pun telah selesai diangkut, maka rombongan pun kembali ke Bojonegoro. Rombongan kembali ke Bojonegoro sekitar pukul 10.00 WIB dan sampai di Bojonegoro Pukul 13.15 WIB.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*